Inilah 4 Risiko Investasi Reksadana, Investor Pemula Harus Tahu

Inilah 4 Risiko Investasi Reksadana, Investor Pemula Harus Tahu!

Risiko investasi reksadana perlu investor baik pemula atau profesional pahami agar nanti tidak kaget ketika menjalankan instrumen investasi satu ini. Investasi sudah menjadi hal wajar dan banyak orang jalankan. Hal ini lantaran keuntungan yang telah ditawarkan juga menjanjikan.

Meskipun menawarkan keuntungan menjanjikan, namanya juga investasi tentu akan mengalami naik turun. Ya, selalu ada risiko dalam setiap instrumen investasi tersebut. Reksadana sendiri sebenarnya tidak kalah populer dan menarik ketimbang investasi saham.

Sebab selain mudah untuk Anda jalankan, instrumen investasi ini juga terbilang sangat menguntungkan sekali. Investasi instrumen reksadana ini memang menjadi salah satu investasi paling banyak orang gunakan. Namun, untuk Anda para pemula khususnya, ketahuilah risiko-risiko dari instrumen ini.

Inilah Risiko Investasi Reksadana

Jadi dengan memahami risiko investasi reksadana Anda akan lebih tahu mengenai seluk beluk dari instrumen satu ini. Pentingnya untuk memahami setiap risiko yang telah ada pada instrumen investasi juga menjadi salah satu awal perjalanan dalam sebuah investasi. Untuk, investasi reksadana juga mempunyai berbagai risiko. Di mana risiko ini perlu Anda hindari.

Langsung saja, berikut ini beberapa risikonya:

Penurunan Nilai

Harga reksadana tercermin dalam nilai aktiva bersih per unit penyertaan yang dihitung dari nilai semua aset serta dikurangi biaya-biaya. Kemudian akan dibagi dengan jumlah unit yang beredar.

Harga reksadana dihitung tiap hari dan bisa naik atau turun sebab ada risiko pasar. Penyebab naik turunnya harga reksadana yakni pembuihan harga asetnya.

Reksadana saham mempunyai risiko tinggi, sebab saham bisa berfluktuasi dalam jangka pendek. Adapun juga pasar uang yang mempunyai risiko rendah. Hal ini penyebabnya adalah obligasi jatuh tempo kurang dari setahun.

BACA JUGA :   Ini Dia Jenis-Jenis Investasi yang Bisa Anda Pilih untuk Masa Depan

Wanprestasi

Risiko wanprestasi sebagai risiko kredit atau gagal bayar yang terjadi jika rekan usaha manajer investasi gagal dalam memenuhi kewajibannya. Rekan usaha memburuk, akan tetapi tidak terbatas pada emiten, pialang, bank kustodian, serta agen penjual efek reksadana yang ditunjuk oleh manajer investasi.

Misalnya sebagai contoh, sebuah produk reksadana mempunyai obligasi perusahaan PT ABCD dan menerima bunga atau kupon secara reguler.  Tapi, PT ABCD pada suatu periode tidak akan dapat membayar kupon serta ada risiko uang pokoknya tidak dibayar. Jadi, hal inilah tentu berpengaruh terhadap kinerja reksadana.

Risiko Ekonomi Dan Politik

Risiko ini muncul terkait dengan krisis ekonomi serta politik, baik dalam atau luar negeri. Misalnya, ada perubahan peraturan yang bisa menyebabkan terpengaruhnya kinerja reksadana baik secara langsung atau tidak langsung.

Jadi dengan demikian jumlah risiko reksadana dan harus investor tanggung. Setiap jenis reksadana mempunyai tingkat risiko berbeda. Hal ini seiring dengan kemampuannya memberikan potensi keuntungan. Semakin tinggi risiko, akan semakin tinggi juga potensi keuntungan.

Likuiditas

Risiko terakhir dari menjalankan investasi reksadana adalah likuiditas yang berkaitan dengan pencairan reksadana. Ya, risiko ini muncul ketika manajer investasi terhambat menyediakan dana guna membiayai pencairan yang hendak dilakukan oleh investor. Akan tetapi, menurut peraturan, pembayaran dana dalam hal pencairan yang dilakukan manajer investasi dalam maksimal tujuh hari kerja.

Dari 4 risiko investasi reksadana di atas harus Anda pahami secara detail, agar ketika nanti menjalankan instrumen satu ini terhindar dari kondisi kerugian. Namun, bukan berarti dengan memahaminya Anda akan 100% terhindar dari kerugian. Sebab tidak akan lengkap, jika orang sukses tidak mengalami kerugian atau kesalahan. Maka dari itu, dipahami secara detail dan jangan lupa menjalankannya dengan benar.

BACA JUGA :   Inilah 5 Keuntungan Investasi Tanah, Profit Naik Setiap Tahunnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *