Mengatur Keuangan Keluarga Agar Tidak Kehabisan di Akhir Bulan

Mengatur Keuangan Keluarga Agar Tidak Kehabisan di Akhir Bulan

Kunci kesuksesan dalam berkeluarga salah satunya adalah mampu untuk mengelola keuangan dengan baik. Mengatur keuangan keluarga akan lebih sulit daripada dengan mengatur keuangan pribadi. Jika sampai salah dalam mengelolanya, bisa jadi Anda akan mengalami permasalahan keuangan yang terus berkelanjutan. Berikut ini sejumlah cara yang tepat untuk membantu mengatur pengelolaan finansial.

Mengatur Keuangan Keluarga Agar Tidak Bingung di Akhir Bulan

Saat sudah berkeluarga, berarti uang Anda atau pasangan Anda menjadi uang bersama. Berapapun penghasilan, baik dalam jumlah besar atau kecil. Jika di akhir bulan masih kekurangan, itu tandanya permasalahan bukan pada jumlah penghasilan. Akan tetapi pada kepintaran dalam strategi untuk mengatur keuangan.

Hitung Jumlah Pemasukan

Tips yang pertama adalah menghitung semua pemasukan. Hal ini juga bisa untuk mengukur kemampuan keuangan. Dengan cara menghitung semua pendapatan bulanan, baik dari gaji tetap ataupun usaha yang lainnya. Hal ini karena angka yang akan dihasilkan sangat penting dalam menetapkan alokasi dana atau pengeluaran.

Buat Anggaran Pengeluaran

Setelah menghitung jumlah pemasukan, selanjutnya adalah membuat anggaran untuk pengeluaran. Tujuan dari dilakukanya ini adalah untuk memonitor arus keuangan. Sehingga cara ini bisa menjadi langkah untuk mengatur keuangan keluarga agar tidak boros.

Mulai dengan mencatat total pemasukan dengan detail atau memisahkan anggaran kebutuhan untuk primer, sekunder, dan juga tersier. Di dalam anggaran ini Anda bisa menggunakan rumus sederhana, yakni 50-30-10-10. 50% untuk kebutuhan biaya hidup, 30% untuk membayar cicilan atau hutang, 10% untuk tabungan dan investasi, dan sisa 10% untuk kebutuhan dana sosial.

Mencatat Pengeluaran Secara Rinci

Cara yang selanjutnya ini bisa digunakan agar tidak terlalu berlebihan untuk mengeluarkan uang. Pencatatan bisa dilakukan dengan menggunakan buku atau aplikasi pencatat keuangan. Dengan begitu, manajemen keuangan akan lebih baik lagi karena pengeluaran menjadi lebih jelas sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

BACA JUGA :   Tips Anak Kost Mengatur Keuangan, Finansial Terkendali dan Aman!

Menyiapkan Dana Darurat

Menyiapkan dana darurat menjadi salah satu cara mengelola keuangan keluarga yang penting. Karena dana darurat ini menjadi tabungan khusus yang hanya bisa digunakan dalam keadaan darurat. Cara ini bisa tetap digunakan untuk mengatur keuangan, meskipun dengan gaji kecil.

Memisahkan Dana Tabungan dengan Investasi

Masih banyak yang keliru dan menganggap tabungan serta investasi berada di pos sama. Padahal dua kebutuhan ini ada baiknya untuk dipisahkan. Jumlah uang yang ditabung harus sudah disisihkan sejak perencanaan awal, nantinya jika ada simpanan uang lebih bisa dimanfaatkan untuk dana investasi.

Memiliki perencanaan investasi dapat membantu mengatur keuangan keluarga untuk masa depan. Investasi ini bisa di sesuaikan dengan budget yang dimiliki. Bisa dengan investasi emas, investasi properti, hingga membuka usaha atau bisnis.

Menetapkan Target Keuangan Jangka Panjang

Bahkan lebih baik lagi jika Anda akan menetapkan suatu target keuangan untuk mencapai tujuan jangka panjang. Contohnya seperti dalam 15 tahun kedepan, Anda ingin memiliki tabungan sebesar RP200 juta. Menggunakan cara ini dapat membuat Anda menjadi lebih fokus lagi dan meminimalisir sifat pemborosan.

Menghindari Utang

Agar keuangan keluarga dapat stabil, sebisa mungkin untuk menghindari utang. Jika Anda memiliki kartu kredit, bisa jadi bagian terburuknya adalah terbiasa dengan utang. Jangan sampai sisi yang ini dapat mengancam kondisi arus keuangan keluarga. Cara untuk melakukannya adalah dengan tidak konsumtif dan membayar tagihan tepat pada waktunya.

Itulah sejumlah tips mengatur keuangan keluarga agar bisa stabil terjaga dan teratur. Tips-tips di atas juga bisa membantu Anda untuk membuat perencanaan masa depan. Hal ini dapat memberikan manfaat agar tidak khawatir untuk menjangkau biaya di masa depan.

BACA JUGA :   Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana, Usaha Lancar Jaya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *